Mie ABC Selera Pedas Rasa Gulai Ayam Pedas

Sebenarnya aku nggak pengen beli mie instant ini. Aku ceritakan dari awal saja. Begini ceritanya. Aku lihat status temanku di What'sApp. Dia memamerkan Samyang yang masih dibungkus. Yang spesial adalah, bungkusnya berwarna pink. Aku sudah pernah liat yang warnanya hitam, merah, dan kuning. Kalo yang pink baru lihat. Jadi itu membuat saya penasaran dan bertanya itu samyang apa dan di mana dia beli. Ternyata itu Samyang rasa keju dan dia beli di alfamart. Tapi aku pergi ke Indomaret. Wkwk. Di sana aku nggak nemu yang warnanya pink. Yangada hitam dan merah. Karena nggak mau pulang dengan tangan kosong, akhirnya aku beli Samyang yang hitam. Nggak mau cuma beli satu macam, akhirnya saya memutuskan buat milih-milih mie instant lain dan saya menemukan ini. ABC selera pedas rasa gulai ayam pedas.

Ini foto bungkusnya. Kelihatannya enak ya!

Dilihat dari foto di bungkusnya, mie instan ini berhasil bikin saya pengen nyoba. lihat aja warna merah yang menggugah dengan embel-embel "Pedas" di mana-mana. Pokoknya foto itu sangat menggugah. Walau saya sadar foto di bungkus makanan itu tidak selalu berbanding lurus dengan kenyataan. Namanya juga penasaran. Jadi aku ambil aja buat dicoba di rumah.


Di dalam bungkus mi ini terdapat tiga jenis bumbu. Yang pertama adalah bumbu utama yang paling gede bungkusnya. Kedua adalah bubuk cabe. Yang bungkusnya nempel sama bungkus bumbu utama. Dan yang ketiga adalah minyak bumbu.


Seperti yang kita lihat di bawah, bumbunya putih. Dan minyaknya seperti minyak indomie tapi lebih merah. Walau tidak terlalu merah. Lalu, mana bumbu cabenya? Bagian yang kecoklatan itu-lah jawabannya. Memang warnanya nggak merah. Tapi keberadaannya cukup banyak. Jadi mungkin itu bakal berhasil bikin mie instan ini jadi pedes. Kita lihat saja nanti pedes atau tidak.

Btw, bentuknya mirip wajah manusia ya. Minyak itu rambutnya dan dua tetes itu matanya.

Mie-nya biasa saja. Sama seperti mie sedap atau indomie. Tidak tipis seperti pop mie. Juga tidak tebal seperti Samyang. Biasa saja. Yang beda adalah remahannya sedikit. Mungkin itu karena saya sedang beruntung atau memang orang-orang di Indomaret memperlakukan mie ini dengan istimewa dan penuh cinta.

Sudah jadi, teman-teman. Kurang merah ya!
Ini adalah penampakan mie yang sudah dituang ke mangkok bersama bumbu tadi. Bagaimana menurut kalian? Sangat jauh berbeda sekali banget dengan apa yang kita lihat di bungkusnya. Tidak ada warna merah yang menggugah. Pucat sekali. Tidak menggugah selera. Tidak ada ayam, telur, potongan cabe dan bawang seperti di bungkusnya. Karena memang tidak saya kasih. Wkwk. Gimana kalau saya kasih telur saja. Setuju?

Jadi saya nyalakan kompor dan mulai bikin telur mata sapi. Kali ini setengah matang saja ya. Soalnya di indomie ayam geprek kemarin saya pakai telur ceplok yang matang. Semoga saya nggak kena flu burung. Amin.

Ini dia, teman-teman. Sudah saya kasih telur. Tapi kuahnya jadi ilang ya?

Kalau kita perhatikan, kuahnya sudah mulai hilang ya teman-teman. Mungkin karena saya terlalu banyak menghabiskan waktuku buat bikin telur. Semoga saja mie-nya tidak jadi keras. Amin.

Btw, telur saya sedikit gosong pinggirnya. Nggak gosong sih. Tapi item. Eh. Gapapa. Yang penting renyah.


Mari kita mulai makan. Eh. Tapi sebelum makan, alagkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa dimulai.


Ya Allah, semoga hamba terhindar dari flu burung.  
Semoga mie-nya nggak keras.
Semoga telurnya nggak gosong. Amin.


Karena sudah berdoa, mari kita mulai ambil garpu dan kita aduk. Ternyata kuahnya masih ada. Alhamdulillah. Doa saya terkabul. Saya ambil sedikit minya pakai garpu. Masih panas. Saya cicipi.

Bagaimana? Apakah pedas? Apakah relevan dengan apa yang kita baca di bungkusnya? 

Tidak. Tidak pedas. Sama sekali. Setidaknya bagi saya. Ternyata bubuk cabe yang kita temukan tadi tidak ada gunanya.

Apakah saya kecewa? Sedikit. Saya bilang sedikit karena memang benar mi ini tidak menyajikan kepedasan yang dia pamerkan di bungkusnya. Namun, mari kita bicara soal rasanya dulu. Karena rasanya tidak bikin kecewa. Setidaknya bagi saya.

Rasanya itu persis seperti mie sedap kari spesial. Aromanya juga mirip. Walau judulnya gulai ayam pedas. Aneh ya. Pokoknya begitulah. 

Menurut saya, rasa yang ada di mi ini enak. Tidak mengecewakan. Seperti yang saya bilang tadi, mirip dengan mie sedap kari spesia. Bedanya, di sini bumbunya tidak banyak. Mungkin kamu sudah tahu, bumbu di mie sedap kari spesial itu banyak banget. Cukup buat bikin sel darahmu nggak sendirian karena ditemani micin buat mengalir ke seluruh tubuhmu. Wkwk.

Pokoknya, ini lebih baik dari mie sedap kari spesial. Yang disayangkan ya itu tadi. Pedesnya cuma hiasan di bungkus. Jadi bagi kamu yang nyari mi pedas, ini bukan mi yang kamu cari.


Comments

  1. ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
    hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
    untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
    terimakasih ya waktunya ^.^

    ReplyDelete
  2. Mie Abc Selera Pedas Rasa Gulai Ayam Pedas >>>>> Download Now

    >>>>> Download Full

    Mie Abc Selera Pedas Rasa Gulai Ayam Pedas >>>>> Download LINK

    >>>>> Download Now

    Mie Abc Selera Pedas Rasa Gulai Ayam Pedas >>>>> Download Full

    >>>>> Download LINK mL

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts